Alat reproduksi perempuan
1. Saluran telur (Tuba Fallopii)
Jumlahnya 2 buah sebelah kiri dan kanan, yang bermuara di dalam rongga rahim. Ujung yang lain dari saluran ini merupakan lubang yang terbuka ke arah rongga perut berdekatan dengan indung telur (ovarium).
2. Rahim (Uterus)
Sebagian besar terdiri dari otot. Di bagian tengah rahim terdapat rongga yang disebut rongga rahim (Cavum uteri). Rahim berbentuk seperti buah pier atau alpukat dan besarnya sebesar telur ayam.
3. Indung telur (Ovarium)
Jumlahnya 2 ovarium kanan dan kiri, bentuknya seperti buah kenari, sebesar ibu jari tangan. Wanita dewasa selama hidupnya akan mengeluarkan kira-kira 400 butir sel telur. Daya tahan sel telur untuk dapat dibuahi kira-kira 12 jam. Setiap bulan indung akan mengeluarkan satu sel yang matang, kadang-kadang dua sel telur. Lepasnya sel telur (ovum) dari indung telur ini disebut ovulasi. Ovulasi biasanya terjadi antara pertengahan dua siklus haid, yaitu hari ke 14 kemudian sel telur ini akan memasuki saluran telur. Dari indung telur dikeluarkan hormon yaitu estrogen dan progesteron yang akan berpengaruh terhadap endometrium (dinding rahim), dalam hal mempersiapkan diri untuk menerima sel telur yang telah dibuahi.
4. Leher rahim (Cervic uterus)
Merupakan bagian yang paling luar dari rahim yang berhubungan dengan vagina. Pada wanita usia lebih dari 35 tahun berisiko tinggi terjadi keganasan pada bagian ini (kanker leher rahim).
5. Vagina (liang senggama = liang kemaluan)
Merupakan saluran penghubung antara alat kelamin luar dengan rahim (uterus)
Alat Reproduksi Laki-Laki
1. Penis (zakar)
Adalah suatu organ yang berbentuk silindris yang dalam keadaan tidak ereksi panjangnya 6-8 cm, dimana didalamnya terdapat saluran kemih (uretra)
2. Skrotum (kantong zakar)
Adalah kantong kulit yang melindungi testis, bewarna gelap dan berlipat-lipat. Skrotum merupakan tempat bergantungnya testis. Skrotum mengandung otot polos yang mengatur jarak testis ke dinding perut dengan maksud mengatur suhu testis agar relativ tetap.
3. Testis (buah zakar)
Testis berjumlah 2 buah, terletak dalam skrotum, berbentuk bulat telur dengan ukuran 5 x 2 x 3 cm dan merupakan kelenjar seks utama pria yang mempunyai dua fungsi sebagai berikut :
a. Memproduksi spermatozoa (sel mani) yang merupakan sel reproduksi pria
b. Memproduksi hormon androgenik, khususnya testosteron yang dialirkan ke dalam darah. Hormon ini bersifat kejantanan (sifat seks sekunder) kepada pria dewasa, misalnya suara yang besar, pertumbuhan rambut pada dada, ketiak dan kemaluan.
4. Epididimis
Merupakan saluran berkelok-kelok seperti spiral yang terletak disamping belakang testis. Epididimis dihubungkan dengan testis oleh saluran yang disebut vas deferens.
Fungsi epididimis adalah :
a. Merupakan saluran penghubung antara testis dengan vas deferens
b. Merupakan lumbung pertama sperma
c. Mengeluarkan getah/cairan yang berguna untuk perkembangan dan proses pematangan spermatozoa
d. Mengabsorpsi cairan testis yang mengandung sperma
5. Kelenjar air mani/kantung air mani (vesikula seminalis)
Adalah kelenjar tubuler, terletak disebelah kanan dan kiri di belakang leher kandung kemih. Kantung air mani ini berfungsi untuk menyimpan sperma dan menghasilkan cairan yang kaya dengan zat gula.
6. Saluran sel mani (vas deferens)
Ada 2 saluran (kiri dan kanan), berasal dari testis, masuk ke dalam tali mani (funikulus spermatikus). Berjalan masuk ke dalam panggul melewati kandung kencing bagian prospat. Sebelumnya, saluran ini bergabung dengan kantung air mani sebagai tempat penyimpanan air mani sebelum disempurnakan.
7. Kelenjar prostat (glandula prostat)
Terletak dibawah saluran kencing dan mengelilingi saluran kencing. Pada orang tua biasanya kelenjar ini membesar dan hal ini akan membendung saluran kencing, sehingga menyebabkan gangguan waktu kencing (retensi urine)
Cairan ini menghasilkan cairan yang bersifat basa dan berfungsi untuk mempertahankan hidup sperma.





0 komentar:
Posting Komentar