Selasa, 15 November 2011

DORONGAN SEKSUAL


            Hormon-hormon yang mempengaruhi dorongan seksual seks juga berpengaruh pada syaraf yang mengatur emosi, dan membuat kita jadi punya perasaan tertarik secara seksual dengan orang lain. Perasaan ini yang membuat seseorang merasa tertarik pada lawan jenis, bahkan menjurus ingin memeluk, mencium, dan seterusnya yang merupakan semua perilaku yang bertujuan mencapai kepuasan seksual. Perilaku-perilaku yang diarahkan pada tujuan untuk mendapatkan kenikmatan/kepuasan seksual disebut sebagai perilaku seks.
Laki-laki akan ereksi, jika ada stimulasi atau rangsangan yang menimbulkan sensasi seksual. Begitu pula pada perempuan, bisa terangsang melalui stimulasi. Pada masa remaja sampai dewasa awal, dorongan seks ini memang sedang tinggi-tingginya, baik perempuan maupun laki-laki. Meskipun demikian dorongan seks ini bisa berubah-ubah. Kadang merasa dorongan yang rendah (saat “dingin”), kadang saat merasa BeTe.

Contoh :
            Seseorang yang akhirnya melakukan onani/masturbasi misalnya, karena ia sudah tidak bisa menahan dorongan seksual yang ia rasakan, lalu ia memilih perilaku onani/masturbasi untuk mendapatkan kepuasan seksual.

0 komentar:

Posting Komentar